Published on Coral Reef Alliance (http://www.coral.org)
Whale Watching-Indonesian

PERILAKU YANG BAIK UNTUK LINGKUNGAN 

PENGAMATAN PAUS DAN LUMBA-LUMBA 

Mengamati paus maupun lumba-lumba merupakan sebuah inspirasi tersendiri
serta merupakan sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan. Perjalanan
selama mengamati paus dan lumba-lumba haruslah tenang, terkendali, dan
dipandu oleh mereka-mereka yang yang sangat peduli akan keselamatan
hewan-hewan ini.

HAL-HAL UMUM YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH DILAKUKAN
 · Saat bertemu dengan hewan – hewan ini biarkan mereka menentukan sikapnya dan lamanya pertemuan itu
· Jangan sekali-sekali mengejar dan menyakiti paus dan lumba-lumba

· Bila mereka muncul dengan perasaan gelisah dan terganggu oleh kehadiran anda, segera tinggalkan tempat tersebut.
· Jaga jarak pandang untuk menghindari tabrakan dengan mereka.

· Berhati-hatilah berada di sekitar induk paus dan lumba-lumba yang
baru melahirkan – tetap jaga jarak dan jangan sekali-sekali memisahkan
mereka dengan anak-anaknya.

· Jangan bersuara terlalu gaduh.
 · Para pakar menyarankan untuk tidak menyentuh maupun memberi makan paus dan lumba-lumba.
 · Limbah sesungguhnya dapat membunuh mereka, oleh karena itu
buanglah limbah pada tempatnya dan secara aman demi keselamatan mereka.

· Jangan pernah membeli hasil dan membeli paus – keberadaan mereka
sangat dilindungi melalui ketetapan dari CITES (Convention on
International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/
Konvensi mengenai Perdagangan Internasional untuk Jenis Fauna dan Flora
yang dilindungi)

 TANDA-TANDA PAUS DAN LUMBA-LUMBA YANG SEDANG GELISAH

· Kecepatan dan arah jalannya berubah dengan pesat

· Perilakunya tidak lazim
 · Berusaha untuk melarikan diri seperti halnya menyelam lebih dalam dan lama.
 · Ekornya dikibas-kibaskan.

 BERENANG BERSAMA PAUS DAN LUMBA-LUMBA

 Perilaku paus dan lumba-lumba tidak seluruhnya dapat dimengerti.
Para pakar menyarankan yang paling baik dalam melakukan pengamatan
maupun mengagumi keberadaan hewan-hewan ini adalah dengan tidak perlu
masuk kedalam air dengan tujuan untuk melindungi diri anda sekaligus
melindungi binatang itu sendiri.
Berpartisipasi dengan penuh rasa tanggung jawab dalam program
pengamatan paus dapat membantu melindungi - paus dengan meningkatakan
kesadaran serta menyediakan sumber pendapatan bagi masyarakat lokal..
Cari tahulah mengenai aturan-aturan dan hukum-hukum adat yang mungkin
berbeda dengan panduan umum ini.

PERILAKU YANG BAIK UNTUK LINGKUNGAN

PENGAMATAN PAUS DAN LUMBA-LUMBA

PETUNJUK MENGGUNAKAN KAPAL

Jangan sekali-sekali mengejar dan menggiring paus dan lumba-lumba
dengan kapal. Jalankan kapal anda dengan cara yang benar. Misalnya:
 · Berjalan dengan kecepatan rendah dan jangan sekali-sekali hendak menyusul paus dan lumba-lumba.

· Hindari pergantian kecepatan, arah atau bunyi secara mendadak.

· Jangan mengitari, mengejar atau memisahkan mereka dari kelompoknya dan selalu memberikan jalan keluar untuk mereka.

· Jangan pernah mendekati paus dan lumba-lumba tepat di hadapan mereka,
menghindarlah dari arah jalan mereka sehingga mereka tidak berubah
haluan karena kehadiran anda.

· Jangan pernah melompat di hadapan paus dan lumba-lumba untuk memaksakan pengamatan atau pertemuan dengan mereka.

DI ZONA PEMANTAUAN
 · Berdiamlah sekurang-kurangnya hingga jarak 100 meter

· Berhenti atau jalankan kapal secara perlahan-lahan.
 · Koordinasi dengan kapal-kapal yang lain bila hendak mendekat ke
zona pemantauan untuk menghindari memerangkap paus dan lumba-lumba.

· Batasi waktu pemantauan yakni sekitar 30 menit per kapal
 · Batasi jumlah kapal yang akan melakukan pemantauan, maksimum dua kapal pada waktu yang bersamaan.
 · Tinggallah pada posisi yang sejajar dengan paus dan lumba-lumba

BILA PAUS DAN LUMBA-LUMBA MENDEKAT:
Berjalanlah secara perlahan atau berhenti, biarkan mesin kapal tetap hidup dalam keadaan netral.
 LUMBA-LUMBA DAN BOW RIDING
(KEBIASAAN LUMBA – LUMBA BERENANG DEKAT HALUAN PERAHU).
 · Jangan mengarahkan perahu melewati kelompok lumba-lumba agar
mendorong mereka untuk berenang dekat haluan perahu – tidak semua
lumba-lumba menghendaki berenang dekat haluan perahu (bow riding) yang
jalan dan justru banyak diantaranya stress karenanya.
 · Bila lumba-lumba mendekat oleh karena ombak dekat haluan perahu
yang sedang berjalan, jaga kecepatan yang sama atau dengan perlahan
pelankan mesin kapal untuk berhenti dan biarkan mereka lewat.
PERINGATAN – BIARKANLAH PAUS DAN LUMBA-LUMBA TAHU DIMANA ANDA BERADA .
 Tetap hidupkan mesin kapal walaupun hanya secara perlahan-lahan.
Hal ini penting bagi keselamatan anda serta hewan-hewan tersebut. -
paus sering menabrak kapal-kapal layar karena mereka tidak mendengar
bunyi mesin.

 The Coral Reef Aliance (CORAL) merupakan anggota lembaga
internasional non-profit yang memeliki dedikasi untuk melindungi
terumbu karang agar tetap lestari di muka bumi ini. Kunjungilah website
kami http://www.coral.org [1]
 Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelestarian paus dan
lumba-lumba, kunjungilah website International for Animal Welfare di
http://www.ifaw.org [2].
© Panduan CORAL ini boleh diproduksi ulang serta dapat disebarluaskan
secara cuma-cuma dengan menyertakan hak cipta dari CORAL. Perubahan dan
saran-saran mengenai panduan ini harus dialamatkan ke info@coral.org [3].
Dicetak dengan menggunakan 100% tinta organic serta menggunakan 50%
kertas yang didaur ulang dari limbah rumah tangga.

© 2012 The Coral Reef Alliance 351 California Street, Suite 650, San Francisco, CA 94104, USA, 1-888-CORAL-REEF info@coral.org

Source URL (retrieved on 05/25/2013 - 18:19): http://www.coral.org/node/233

Links:
[1] http://www.coral.org
[2] http://www.ifaw.org
[3] mailto:info@coral.org